![]() |
Saat kejadian, KM Nurul Salsa 01 membawa 4 orang awak kapal, 45 penumpang, serta muatan berupa 10 ton beras, 2 ton kopra, dan 5 ton arang. Kondisi mesin yang berhenti beroperasi membuat kapal tidak dapat bermanuver sehingga hanyut mengikuti arus dan gelombang di perairan barat Pulau Polassi.
Hingga laporan ini disusun, tim gabungan terus melakukan upaya penyelamatan dan evakuasi terhadap seluruh penumpang serta awak kapal. Enam penumpang yang telah berhasil dievakuasi dan teridentifikasi masing-masing bernama Junaedi, Muh Asdar, Salla, Nasma, Muhammad Riiswan, dan Anhar. Sementara itu, awak kapal terdiri atas Marlin selaku nakhoda, Arifuddin, Masrul, dan Saldianto.
Aparat bersama unsur terkait segera berkoordinasi untuk mengerahkan personel dan sarana pendukung guna mempercepat proses pencarian serta evakuasi. Perkembangan situasi terus dipantau, sementara laporan berkala disampaikan kepada komando atas sebagai bagian dari langkah penanganan darurat.
Berdasarkan informasi awal di lapangan, insiden ini diduga dipengaruhi oleh kombinasi cuaca buruk, angin kencang, gelombang tinggi, serta kemungkinan beban muatan yang cukup besar sehingga kapal mengalami gangguan mesin dan hanyut terbawa arus. Dugaan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Hingga saat ini belum terdapat laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerugian materiil. Fokus utama seluruh unsur yang terlibat adalah memastikan seluruh penumpang dan awak kapal dapat ditemukan serta dievakuasi dengan selamat.


0Komentar