Gpz8BUr7BUC6GfO8TSr5GUOpTY==
Light Dark
Pemkab Bulukumba Akan Ambil Alih Pengelolaan Wisata Apparalang, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Pemkab Bulukumba Akan Ambil Alih Pengelolaan Wisata Apparalang, Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian

Pemkab Bulukumba akan mengambil alih pengelolaan Wisata Apparalang yang diketahui beroperasi tanpa izin resmi.
Daftar Isi
×

Tragedi destinasi indah namun ekstrem.

sembilansatu.com | Bulukumba – Pemerintah Kabupaten Bulukumba bergerak cepat menyikapi insiden tragis yang menewaskan seorang wisatawan remaja di kawasan wisata Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari. Pemerintah daerah berencana mengambil alih pengelolaan destinasi wisata tersebut setelah diketahui selama ini beroperasi tanpa izin resmi.


Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, mengungkapkan bahwa kawasan wisata Apparalang selama ini dikelola oleh sebuah yayasan tanpa mengantongi perizinan yang sesuai.


"Pengelolanya yayasan dan tanpa izin. Akan diambil alih pemerintah pengelolaannya," tegas Bupati Bulukumba.


Langkah pengambilalihan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan tata kelola destinasi wisata, termasuk aspek keselamatan pengunjung, pengawasan operasional, serta pemenuhan standar perizinan yang berlaku.


Sementara itu, pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan terkait insiden yang menyebabkan meninggalnya Elmi Febrianti (17), wisatawan asal Bulukumba yang dilaporkan terseret ombak di kawasan wisata Apparalang.


Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto melalui Kasat Reskrim Polres Bulukumba AKP Andi Imran Hamid menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi kejadian serta menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam pengelolaan objek wisata tersebut.


Polisi saat ini mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, pihak pengelola, serta pihak terkait lainnya guna mengetahui kondisi keamanan dan standar keselamatan yang diterapkan di lokasi kejadian saat insiden berlangsung.


Kasus ini menjadi perhatian publik dan memunculkan dorongan agar seluruh destinasi wisata, khususnya yang berada di kawasan pesisir dan memiliki tingkat risiko tinggi, menerapkan standar keselamatan yang memadai, termasuk penyediaan rambu peringatan, petugas pengawas, serta prosedur mitigasi bencana dan keadaan darurat.


Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum berkomitmen melakukan evaluasi menyeluruh guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang serta memberikan rasa aman bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata di Kabupaten Bulukumba.

0Komentar