![]() |
Peristiwa tersebut menimbulkan kebingungan di kalangan penerima TPG. Pihak bank diketahui telah menginformasikan kepada sejumlah guru yang rekeningnya menerima dana berlebih agar mendatangi kantor Bank Sulselbar Cabang Kepulauan Selayar untuk proses pengembalian dana yang terlanjur masuk akibat kesalahan teknis tersebut.
Namun, tidak semua guru menerima transfer berulang. Hanya sejumlah rekening tertentu yang tercatat menerima dana lebih dari satu kali akibat gangguan dalam proses penginputan dan pemindahbukuan dana dari Bank Mandiri ke Bank Sulselbar.
Salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan mekanisme pengembalian dana yang mengharuskan nasabah datang langsung ke bank. Menurutnya, kesalahan tersebut merupakan murni kesalahan teknis dari pihak perbankan sehingga seharusnya dapat diselesaikan tanpa membebani para guru penerima TPG.
"Kami memahami bahwa dana yang masuk berulang itu bukan hak kami dan tentu harus dikembalikan. Tetapi kalau memang ini murni kesalahan teknis dari pihak bank, seharusnya mereka bisa melakukan penyesuaian atau penarikan kembali sesuai prosedur tanpa harus mengharuskan kami datang ke kantor bank," ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank Mandiri maupun Bank Sulselbar terkait penyebab pasti terjadinya kesalahan transfer tersebut, jumlah rekening yang terdampak, serta mekanisme penyelesaian yang akan diterapkan. Para guru berharap persoalan ini segera mendapat penjelasan resmi agar tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman di kalangan penerima TPG di Kabupaten Kepulauan Selayar.


0Komentar