![]() |
Lima tuntutan yang diusung mahasiswa meliputi kebijakan pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),
penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM),
Pemberlakuan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
serta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih,
Pembatasan praktik militerisme di ranah sipil, dan desakan agar pemerintah mengakui kesalahan serta menghentikan mengelak dari berbagai persoalan yang dinilai merugikan masyarakat.
Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, menjelaskan bahwa tuntutan kelima tersebut merupakan hasil konsolidasi seluruh BEM fakultas di lingkungan UI. Menurutnya, mahasiswa telah menyatukan berbagai aspirasi yang berkembang di kampus menjadi lima poin utama yang dianggap paling mendesak untuk diperjuangkan.
“Sudah dirangkum berdasarkan konsolidasi BEM seluruh fakultas di UI. Ada lima pokok tuntutan yang kami bawa dalam aksi ini,” ujar Dimas.
Ia juga menegaskan bahwa gerakan mahasiswa tersebut berdiri secara mandiri dan tidak berafiliasi dengan kelompok tertentu. Dimas menyebut aksi itu terbuka bagi masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kondisi bangsa dan ingin menyuarakan aspirasi secara damai.



0Komentar